VISITXIAN
Gaya hidup

Hidup ala lokal.

Jejak wisatawan berakhir di tembok. Sisanya adalah Xi'an yang sesungguhnya: pasar malam dan bir kerajinan, jalan kaligrafi dan lorong antik, pasar akhir pekan, serta kafe tempat anak muda kota ini bekerja. Inilah cara hidup ala lokal selama beberapa hari.

Makan

Ibukota jajanan jalanan Tiongkok — mulai di sini

Panduan kuliner lengkap
Panduan kuliner

Apa yang disantap di Kawasan Muslim: panduan kuliner jalan demi jalan

Kawasan Muslim (Huímín Jiē) adalah distrik paling riuh, paling kaya atmosfer, dan tempat makan paling nikmat di Xi'an — sekaligus yang paling dipenuhi turis. Rahasia umum: hampir tak ada warga setempat yang makan di jalan utama; makanan terbaik berada satu atau dua belokan di dalam lorong, dengan harga hanya dua pertiganya. Panduan ini menjelaskan tata letak kawasan, apa yang sebaiknya dimakan di tiap jalan, dan cara menghindari jebakannya.

Panduan kuliner

Apa yang dimakan warga lokal: Yongxingfang, Sajinqiao, dan lainnya

Setiap wisatawan berhasil menemukan jalan utama Kawasan Muslim, tetapi hampir tak ada yang menemukan tempat warga lokal Xi'an benar-benar makan. Rute kuliner warga lokal terbagi ke dua arah: Yongxingfang — kawasan kuliner Shaanxi yang terkurasi di sebelah Gerbang Timur, yang mengumpulkan camilan dari seluruh penjuru provinsi dalam satu tempat; dan Sajinqiao — sebuah gang kecil yang polos, yang hingga kini masih melayani warga Muslim setempat, dengan antrean sarapan sudah terbentuk sebelum pukul delapan pagi. Tambahkan Pasar Malam Dongxin Jie dan beberapa gang sempit, dan Anda bisa makan seperti lokal sepanjang perjalanan.

Panduan kuliner

Panduan vegetarian & kebutuhan diet di Xi'an

Jujur lebih dulu: hidangan andalan Xi'an nyaris semuanya berkuah kaldu daging, dan tak ada satu pun menu di kota ini yang menandai pilihan vegetarian. Tapi kota ini juga punya tradisi vegetarian Buddhis berusia ratusan tahun, sebuah kawasan Muslim yang bersih dari daging babi dan minyak babi, serta sejumlah jajanan yang vegan sejak awal—beberapa di antaranya termasuk cita rasa terbaik Xi'an. Hafalkan belasan nama hidangan dan tiga frasa, kaum vegetarian bisa makan enak di sini; sementara yang alergi gluten ketat sebaiknya bersiap untuk “mode sulit”.

Panduan kuliner

Menikmati kuliner halal di Xi'an

Di sebagian besar kota Tiongkok, wisatawan Muslim harus mencari restoran satu per satu. Di Xi'an, Anda cukup memilih satu kawasan: komunitas Muslim Hui telah memasak di sini sejak dinasti Tang, seluruh kawasan besar di belakang Menara Bedug sama sekali tak menjual daging babi, dan beberapa hidangan khas kota ini memang halal sejak lahir. Panduan ini mengajari Anda membaca label, tahu apa yang harus dimakan, dan hal-hal yang perlu diwaspadai di luar kawasan tersebut.

Minum & malam

Kota ini menyala sampai larut — manfaatkan

Pengalaman

Panduan Kehidupan Malam dan Bir Kerajinan di Xi'an

Xi'an bukan Shanghai — tak ada yang terbang ke sini hanya demi klub malam. Tapi kota ini punya sebuah jalanan bar bersejarah di sekitar Gerbang Selatan, komunitas bir kerajinan yang kecil tetapi sungguh berkualitas, tempat livehouse yang masih aktif, dan budaya KTV yang nyaris jadi olahraga nasional. Di sini kami beri tahu malam-malam mana yang benar-benar sepadan, berapa biayanya, dan mana yang harus dihindari.

Pengalaman

Malam di Xi'an: Cahaya, Pertunjukan, dan Jalan-Jalan Malam

Setelah matahari terbenam, Xi'an berubah menjadi kota lain—jalanan bergaya Dinasti Tang diselimuti cahaya keemasan, Pagoda Angsa Liar Besar tampak melayang di atas pertunjukan air mancur musik, dan menara gerbang tembok memantulkan cahaya di atas parit kota. Yang paling memukau justru gratis: jalanan pejalan kaki Grand Tang Ever-Bright City saja sudah berharga satu malam penuh, dan pertunjukan air mancur di Pagoda Angsa Liar Besar tidak dipungut biaya sepeser pun. Tambahkan makan larut malam di Kawasan Muslim dan, bila musim memungkinkan, pertunjukan outdoor “Chánghèn Gē”, malam Anda bisa jadi lebih berkesan daripada siang hari.

Pengalaman

Rute jelajah kuliner mandiri di Kawasan Muslim

Sebuah rute jelajah kuliner berjalan kaki yang tersusun per pemberhentian di Kawasan Muslim Xi'an (Huímín Jiē): berangkat pukul 17:30 dari Menara Bedug, dan tiga jam kemudian ditutup dengan semangkuk pangsit kuah asam. Seluruhnya delapan pemberhentian, sekitar ¥80–150 per orang, membawa Anda meninggalkan jalan utama wisatawan dan masuk ke lorong tempat warga setempat benar-benar makan.

Belanja & pengeluaran

Apa yang sepadan dibawa pulang — dan berapa harganya