VISITXIAN
Pengalaman

Qinqiang: opera menderu yang menjadi jiwa Shaanxi

Qinqiang (秦腔) adalah opera daerah Shaanxi — opera bangzi (clapper) tertua di Tiongkok, dinyanyikan dengan nada tinggi, lantang, dan kasar mengikuti ketukan kayu bangzi yang nyaring. Ia bukan opera Beijing yang halus; melainkan teriakan dataran loess yang dipantulkan kembali ke dirinya sendiri, dan warga setempat menyebutnya jiwa Shaanxi. Saksikan di Yisushe (易俗社) — teater berusia seabad yang hanya berjarak beberapa menit dari Menara Lonceng.

3 menit baca · 3 bagian

Versi singkat

  • Qinqiang adalah opera asli Shaanxi — lantang, nyaring, berirama ketukan bangzi, dan jauh lebih tua daripada opera Beijing.
  • Saksikan di Yisushe (易俗社) di Jalan Timur (Dongdajie) dekat Menara Lonceng — salah satu dari tiga teater tertua yang masih berdiri di dunia.
  • Museum Seabad di kompleks ini gratis; pertunjukan malam berbayar digelar di Yisu Grand Theatre — pesan tiket lewat Damai atau Ctrip, atau telepon loket (029-87225555) untuk memastikan jadwal.
  • Lirik berdialek Shaanxi memang tak akan tertangkap — datanglah untuk suara, rias wajah, adegan silat, dan irama bangzi.
01

Apa itu Qinqiang

Jika opera Beijing adalah musik istana Tiongkok, maka Qinqiang (秦腔, qínqiāng — "irama Qin") adalah teriakan perangnya. Ia anggota tertua yang masih bertahan dari keluarga opera bangzi (梆子) — tradisi yang melahirkan sebagian besar opera Tiongkok utara — dan terdengar persis seperti namanya: dinyanyikan setinggi-tingginya, iramanya dipacu ketukan kayu keras pada balok kayu, dengan biola huqin dan terompet suona sebagai pengiring. Peran pria khususnya tidak dinyanyikan melainkan diteriakkan, dengan volume yang menembus sepanjang lapangan panen.

Gaya ini benar-benar tua. Akarnya menjangkau kembali ke musik rakyat dinasti Qin, lalu matang ke bentuk modernnya pada masa dinasti Ming dan Qing — menjadikannya beberapa abad lebih tua daripada opera Beijing. Kisahnya adalah kisah rakyatnya sendiri: peperangan perbatasan, menteri yang terfitnah, jenderal yang setia, sejarah loess dan besi Tiongkok barat laut. Warga Shaanxi menyebut Qinqiang qín rén de húnpò (秦人的魂魄), "jiwa rakyat Qin" — dan saat Anda berada di ruangan penuh warga setempat, mendengar lantunan yang memekakkan telinga itu, Anda akan paham bahwa sebutan ini sama sekali bukan berlebihan.

02

Di mana menontonnya: Yisushe

Tempat mendengarkannya adalah Yisushe (易俗社), didirikan tahun 1912 sebagai Sekolah Opera Shaanxi (Yisushe) dan, menurut klaimnya sendiri maupun kesepakatan umum, salah satu dari tiga institusi teater tertua yang masih beroperasi di dunia (bersama Bolshoi Moskow dan Theatre Royal Inggris). Letaknya di Distrik Budaya Yisushe (易俗社文化街区), di Jalan Timur (东大街, Dōngdàjiē), beberapa menit berjalan kaki ke timur laut dari Menara Lonceng.

Kawasan ini punya tiga bagian yang patut diketahui. Museum Seabad (百年博物馆) gratis — cukup pindai kode QR di pintu masuk — dan mengajak Anda menyusuri seratus tahun kostum, afisha, serta misi pendirian sekolah yang luar biasa (tujuannya, sederhananya, adalah memperbaiki masyarakat melalui opera). Yisu Grand Theatre (易俗大剧院) adalah tempat pertunjukan Qinqiang langsung digelar, berbayar, di panggung yang layak. Dan lorong budaya bertema era 80-an di sekitarnya adalah pesona nostalgia yang dicintai warga setempat. Berjalanlah ke sini usai makan malam di Kawasan Muslim; seluruh distrik hanya lima menit dari Menara Lonceng.

03

Menontonnya sebagai orang asing

Dua hal yang jujur harus disampaikan. Liriknya adalah bahasa Mandarin berbau dialek Shaanxi, dinyanyikan dengan register hidung yang tinggi, sehingga bahkan penutur Mandarin yang lancar pun hanya menangkap sepotong-sepotong — Anda pasti tak akan mengikuti jalan cerita. Selain itu, pertunjukannya panjang (sepanjang malam, kadang dua sampai tiga jam dengan jeda).

Tapi kedua hal itu tak boleh menghalangi Anda. Qinqiang lebih dahulu merupakan spektakel tubuh dan musik baru kemudian sastra: rias wajah, koreografi silat yang dibesar-besarkan, denting bangzi, dan volume yang luar biasa. Bersandarlah ke belakang, biarkan suara menghantam Anda, perhatikan reaksi warga di sekitar (mereka pun hafal setiap ketukan), dan perlakukanlah ia seperti pertemuan pertama dengan flamenco atau opera Beijing — bentuknya itulah isinya. Pesan tiket di Damai (大麦) atau Ctrip, atau telepon loket 029-87225555 untuk memastikan apa yang dipentaskan pada malam yang Anda luang. Untuk gambaran seni pertunjukan yang lebih utuh, padukan dengan wayang kulit Shaanxi.

?

Pertanyaan, terjawab

Saya tidak bisa bahasa Tionghoa, apakah saya bisa mengikutinya?

Tidak — bahkan penutur natif bahasa Mandarin pun sulit memahami lirik berdialek Shaanxi yang dinyanyikan pada nada tinggi. Yang Anda nikmati adalah suaranya, rias wajah, adegan silat, dan irama bangzi, bukan jalan cerita. Anggap saja seperti pertama kali menonton flamenco atau opera Beijing.

Bagaimana cara membeli tiket, dan berapa harganya?

Pesan lewat Damai (大麦网) atau Ctrip/Trip, atau telepon loket Yisushe (029-87225555) untuk memastikan jadwal dan membeli tiket di tempat. Harga bervariasi tergantung pertunjukan dan tempat duduk. Museum Seabad di kompleks ini selalu gratis.

Berapa lama satu pertunjukan, dan cocok untuk anak-anak?

Sepanjang malam, kadang dua sampai tiga jam dengan jeda. Gaya yang lantang, penuh gerak, dan bersifat silat ini lebih berhasil menahan perhatian anak daripada opera yang tenang, tapi memang lantang dan panjang — pertimbangkan sesuai anak Anda. Museum gratis ini adalah singgahan santai 30 menit untuk segala usia.

Tempat dalam kisah ini

Terus jelajahi

Pengalaman

Panduan Sewa Hanfu dan Foto Wisata di Xi'an

Menyewa busana gaya Dinasti Tang lalu berfoto di hadapan latar bersejarah berusia 1.300 tahun adalah pengalaman paling khas di Xi'an — dan tidak seperti kebanyakan daya tarik unggulan, yang ini benar-benar sepadan dengan harganya. Satu set busana lengkap dengan tata rias dan rambut hanya ¥100–300; warga kota sudah begitu terbiasa melihat pengunjung berbusana hanfu sehingga tak ada yang akan melirik, dan pemandangan malamnya menumbuhkan suasana dengan sendirinya. Panduan ini menjelaskan cara menghindari jebakan taktik penjualan yang agresif.

Pengalaman

Pertunjukan Tari Istana Tang + Jamuan Dumpling — Apakah Sebanding?

Pertunjukan malam Tang Yue Gong adalah atraksi wisata malam tertua di Xi'an: dimulai dengan jamuan dumpling, lalu diikuti sekitar satu jam tarian dan musik istana Dinasti Tang di sebuah teater besar. Pertunjukannya apik, nyaman, dan sama sekali tidak malu-malu menyasar wisatawan — apakah ¥400 ini sepadan sepenuhnya bergantung pada siapa Anda. Keluarga yang membawa anak serta wisatawan yang baru pertama kali ke Tiongkok biasanya menyukainya; sementara pelancong yang mengejar keaslian dan ingin merasakan denyut lokal sehari-hari, lebih baik menghabiskan malam itu secara gratis di Grand Tang Ever-Bright City.

Pengalaman

Malam di Xi'an: Cahaya, Pertunjukan, dan Jalan-Jalan Malam

Setelah matahari terbenam, Xi'an berubah menjadi kota lain—jalanan bergaya Dinasti Tang diselimuti cahaya keemasan, Pagoda Angsa Liar Besar tampak melayang di atas pertunjukan air mancur musik, dan menara gerbang tembok memantulkan cahaya di atas parit kota. Yang paling memukau justru gratis: jalanan pejalan kaki Grand Tang Ever-Bright City saja sudah berharga satu malam penuh, dan pertunjukan air mancur di Pagoda Angsa Liar Besar tidak dipungut biaya sepeser pun. Tambahkan makan larut malam di Kawasan Muslim dan, bila musim memungkinkan, pertunjukan outdoor “Chánghèn Gē”, malam Anda bisa jadi lebih berkesan daripada siang hari.