VISITXIAN

Zenggao

Zènggāo · ucapannya:zeng-gao

Tingkat pedas
Tidak pedas
Harga pada umumnya
¥515
Pola makan
HalalVegetarian

Enam ribu tahun sebelum Xi'an punya toko roti, kota ini sudah mengenal zeng (甑, zèng) — sejenis panci pengukus dalam dengan dasar berlubang yang memasak dengan uap naik, desain yang dipakai dapur Tiongkok sejak zaman neolitikum (versi tembikarnya telah diekskavasi di situs-situs sekitar kota, termasuk desa yang dipajang di Museum Banpo). Zenggao (甑糕, zènggāo) adalah kue yang dinamai dari panci itu: lapisan-lapisan beras ketan, kurma merah, dan kacang merah, dipadatkan ke dalam wadah lalu dikukus berjam-jam sampai beras jadi transparan, kurma luluh menjadi selai gelap, dan seluruh adonan memadat menjadi sesuatu di antara puding dan kue. Ia masih dijual cara lama, dari pengukus besar bertutup yang muncul di sudut-sudut Kawasan Muslim saat fajar: penjual membuka tutupnya, gumpalan uap beraroma kurma meluncur keluar, dan seiris dipotong sesuai pesanan dengan ditimbang, dimakan panas di tempat. Harganya nyaris tidak ada — ¥5 sampai ¥15 cukup untuk satu porsi yang setara dengan sarapan utuh — dan karena hanya beras, kacang, dan buah, ia halal, vegetarian, dan bebas gluten secara alami. Bila hidangan ini terlihat akrab, Anda mungkin menonton televisi Tiongkok: dalam drama hit 2017 Nothing Gold Can Stay (那年花开月正圆, Nà Nián Huākāi Yuèzhèngyuán), zenggao adalah manisan favorit tokoh utama perempuan Zhou Ying (周莹, Zhōu Yíng), dan acara itu mengubah sarapan sehari-hari menjadi dambaan nasional dalam semalam. Penerima manfaat paling ternama adalah sebuah kios di Kawasan Muslim dengan nama aneh Dongnanya (东南亚甑糕, Dōngnányà zènggāo — ya, "Zenggao Asia Tenggara"), yang masih menarik antrean di sudut Xiyangshi (西羊市, Xīyángshì) dan Jalan Guangji Utara. Satu catatan praktis: lokal menyebut 甑 sebagai "jing" dalam dialek Shaanxi, dan kue beras kukus kecil yang dijual bersebelahan dengan ditusuk, jinggao (镜糕, jìnggāo), adalah camilan yang sama sekali berbeda — bila penjual tampak mengoreksi pelafalan Anda, itulah sebabnya.

01

Cara memakannya

Makan selagi panas, dan di pagi hari bila bisa. Zenggao adalah dagangan dari subuh hingga akhir pagi; pada sore hari pengukus yang baik telah habis terjual atau hanya tersisa bagian tepi yang kering. Pemesanan berdasarkan berat, artinya tak ada menu yang perlu dipecahkan: tunjuk, angkat jari, atau sebut saja harga — penjual akan memotong irisan ¥10 tanpa berkedip. Hidangan disajikan di piring kecil atau dalam kotak dengan sendok atau tusuk, dan sama-sama makanan jalan dan makanan duduk. Suapan paling berharga adalah lapisan teratas, tempat kurma meleleh menjadi kerak gelap mirip toffee; pelanggan tetap mengincar potongan tepi, dan penjual tahu persis mengapa Anda memintanya.

Tak ada minuman tradisional — ini makanan bawa-jalan — tapi cocok berdampingan dengan sesuatu yang asin: lokal dengan senang hati mengikuti seiris zenggao dengan semangkuk hulatang bakso dari pengukus dua pintu sebelah. Bila Anda menyusun sebuah pagi di kawasan itu, panduan makan lorong demi lorong kami memetakan gang-gang, dan panduan makan halal menjelaskan mengapa lingkungan ini memberi asupan setiap diet sekaligus.

02

Tempat mencobanya

  • Dongnanya Zenggao (东南亚甑糕)

    Kios yang dibuat terkenal oleh drama TV, di sudut Xiyangshi dan Jalan Guangji Utara. Sekitar ¥10 per porsi; bersiaplah antre dan terimalah — antreannya bergerak cepat.

    Baca panduannya
  • 胖子甑糕 (Pàngzi Zènggāo)

    Nama lama di kawasan Hui yang kerap muncul di daftar lokal untuk dagangan pagi, dijual berdasarkan berat dari pengukus sampai habis.

  • Gerobak pengukus pagi, Sajinqiao dan lorong-lorong samping

    Gerobak fajar anonim inilah tradisi yang melahirkan kios-kios ternama. Sebuah pengukus dengan kepulan uap dan antrean tetangga pukul delapan pagi adalah satu-satunya kredensial yang Anda butuhkan.