VISITXIAN

Ayam Labu

Húlújī · ucapannya:hu-lu-ji

Tingkat pedas
Tidak pedas
Harga pada umumnya
¥98168
Pola makan

Ayam labu (葫芦鸡, húlújī) adalah hidangan utama di meja jamuan Xi'an selama dua belas abad — seekor ayam utuh direndam dalam bumbu, dikukus hingga daginya nyaris lepas dari tulang, lalu digoreng hingga kulitnya mengilap seperti pernis dan retak begitu disentuh. Ini adalah hidangan jamuan paling termasyur yang bertahan dari Chang'an era Dinasti Tang, sekaligus tolok ukur bagi kelayakan setiap restoran Shaanxi.

Nama “ayam labu” berasal dari ayam yang diikat dan dibentuk menyerupai labu sebelum dimasukkan ke dalam minyak panas (葫芦, húlu, labu). Menurut cerita yang beredar, hidangan ini lahir dari dapur Wei Zhi (韦陟), seorang menteri Dinasti Tang yang konon sangat pemilih soal ayamnya, sehingga para koki merancang metode kukus-lalu-goreng untuk mengempukkan daging hingga memuaskannya. Entah legenda atau bukan, yang penting justru tekniknya: pengukusan lama membuat daging terpisah dari tulang, dan gorengan api besar di akhir mengubah kulit menjadi cangkang renyah bak kaca. Anda tidak akan menemukan hidangan ini di kaki lima — ini masakan restoran, hidangan pamungkas yang disuwir-suwir dan dibagi-bagi di meja.

01

Cara memakannya

Ayam labu disajikan utuh, berwarna keemasan, biasanya dengan piring kecil garam berbumbu (椒盐, jiāoyán) dan terkadang disertai saus manis-asam atau garam lada. Suwir-suwirlah langsung di meja — nikmati kulitnya dulu selagi masih kriuk, lalu daging empuk di bawahnya. Celup secukupnya; ayamnya sendiri sudah berbumbu meresap lewat perendaman. Satu ayam labu utuh adalah hidangan untuk dibagi berdua hingga berempat, bukan makan siang sendirian — jadikan ini hidangan utama jamuan Shaanxi, dampingi semangkuk mie biangbiang atau yangrou paomo, serta satu dua hidangan dingin.

Dua hal jujur. Hidangan ini bukan halal — ini hidangan jamuan suku Han, dan dapur yang paling jago memasaknya juga menggunakan alkohol dan menyajikan daging babi, sehingga wisatawan Muslim yang taat sebaiknya memilih masakan khas Hui (lihat panduan makanan halal kami). Perendaman dengan kecap dan arak juga berarti hidangan ini tidak sepenuhnya bebas gluten, walau hidangannya sendiri berupa ayam, bukan gandum. Ayam labu memang sengaja dibuat sebagai hidangan untuk memanjakan diri — pesanlah sekali, di restoran yang bagus, lalu bagikan. Hidangan lain ada di ikhtisar kuliner Xi'an.

02

Tempat mencobanya

  • Xi'an Restaurant (西安饭庄, Xī'ān Fànzhuāng)

    Sang institusi. Didirikan tahun 1929 di Dong Dajie (Jalan Timur) dekat Menara Lonceng, Xi'an Restaurant adalah sumber otentik ayam labu dan tempat jamuan Shaanxi disajikan dengan semestinya — versi acuan, di ruang makan yang elegan, dengan harga jamuan (¥128 ke atas per ekor). Banyak cabang memakai nama ini; cabang asli di Dong Dajielah yang sebenarnya.

  • Chang'an Da Pai Dang (长安大牌档)

    Jaringan masakan Shaanxi bertema Dinasti Tang yang ramai dan terjangkau, dengan cabang di sejumlah mal Xi'an (Saige, Longhu Xingyuehui, dan lainnya). Ayam labu adalah salah satu menu andalannya, sekitar ¥98 per ekor. Lebih riuh dan lebih santai, dan ini versi yang benar-benar dipesan anak muda Xi'an saat ini — tetapi pesanlah lebih dulu, antreannya serius.

  • Restoran jamuan Shaanxi otentik mana pun

    Selain dua nama di atas, ayam labu adalah tolok ukur bagi setiap restoran yang mengklaim menyajikan jamuan Shaanxi. Bila hidangan ini tercantum di menu dan ruangan penuh oleh pengunjung lokal yang memesannya, Anda berada di tempat yang tepat — di menu Shaanxi, nyaris tidak ada hidangan yang lebih sulit dipalsukan.