VISITXIAN
Shuncheng Lane running quietly along the base of Xi'an's city wall

Lorong Shuncheng

Shùnchéng Xiàng

Tiga belas kilometer kehidupan santai di kaki tembok — dan ruas Gerbang Selatan adalah kilometer terbaiknya.

1–2 jamGratisJalur 2 · YongningmenTidak wajib — langsung datang
Photo by dayu490301, via Wikimedia Commons · CC BY 3.0

Masuk

Gratis

Jam buka

Sen–Min · Open 24 hours

Waktu

1–2 jam

Metro

Jalur 2 · Yongningmen

Lorong Shuncheng (顺城巷, Shùnchéng Xiàng) adalah jalan yang membentang mengikuti sisi dalam [Tembok Kota](/en/attractions/city-wall) Xi'an sepanjang keliling kota tua, dan ruas Gerbang Selatannya adalah jalan kaki sore paling menyenangkan di pusat kota: wisma tamu, bar kecil, kedai teh, dan kedai barbeku, dengan tembok yang disinari lampu banjir sepanjang malam sebagai latar tetapnya. Gratis, datar, dan sebagian besar didatangi orang lokal, bukan rombongan turis. Catatan jujur: di luar ruas Gerbang Selatan–Wenchangmen, sebagian besar lintasannya hanyalah gang belakang biasa — nikmati satu kilometer yang bagus itu, jangan coba mutar seluruh keliling.

01

Apa yang Anda lihat

Lorong Shuncheng (顺城巷, Shùnchéng Xiàng — “lorong yang mengikuti tembok”) melakukan persis seperti namanya: ia membentang di sepanjang kaki tembok sepanjang sirkuit 13,7 km penuh, di satu sisi dibayangi dinding bergerigi dan di sisi lain oleh atap bangunan berhalaman yang rendah. Sebagian besar keliling itu adalah kawasan permukiman dan tak istimewa. Ruas yang penting membentang dari Yongningmen (永宁门, Gerbang Selatan) ke timur menuju Wenchangmen dan ke barat menuju Xiaonanmen — dan di sinilah selama lima belas tahun terakhir wisma tamu, bar koktail, kedai teh, dan lapak sate tengah malam berkumpul.

Daya tariknya bersifat spasial, bukan monumen. Anda berjalan di sela antara struktur militer abad ke-14 dan kehidupan lingkungan biasa: orang tua bermain catur di bawah tembok, sebuah bar sedang menyusun bangkunya, skuter pengantar menyusup di antara sesi pemotretan pranikah yang menjadikan tembok sebagai latar. Begitu malam tiba, saat tembok menyalakan lampu banjir keemasannya, seluruh lorong bersinar dari atas — inilah pemandangan terbaik termurah di Xi'an, dan tidak dipungut bayaran.

Tetangga kunci mengapit kedua ujungnya: Shuyuanmen, jalan kaligrafi, berada tepat di dalam tembok dekat Wenchangmen, sedangkan Jalan Xiangzimiao dan Defu Lane bercabang ke utara. Pasar pagi Xiaonanmen di ujung barat menyumbang separuh kisah sarapan.

02

Strategi kunjungan

Jendela emas adalah 18:00–21:00. Datanglah di akhir sore, berjalanlah di lorong ke timur atau ke barat dari Gerbang Selatan saat cahaya mulai meredup, dan beradalah di bawah tembok saat lampu banjir menyala sekitar senja — inilah saat tempat ini membuktikan reputasinya. Padukan dengan putaran di atas Tembok Kota sendiri di akhir sore: tembok dulu, lorong kemudian.

Rutenya: masuklah lewat Gerbang Selatan, berjalan ke timur di sepanjang kaki tembok menuju Wenchangmen dan Shuyuanmen (sekitar 20 menit), lalu belok ke utara menembus Shuyuanmen menuju Defu Lane untuk minum segelas. Putaran itu adalah jalan sore paling santai di dalam tembok.

Bagi yang bangun pagi, lakukan sebaliknya: ujung barat lorong dekat Xiaonanmen ikut bangun bersama pasar pagi — youcha mahua dan hulatang mulai dari sekitar pukul 6:30. Kedai kopi baru buka pada akhir pagi; lorong ini bangun siang.

Lamanya: satu jam berkeliling, dua jam jika berhenti untuk teh atau barbeku. Sebotol bir sekitar ¥30, satu teko teh sekitar ¥40.

03

Cara ke sana

Ruas terbaik lorong dimulai tepat di dalam Gerbang Selatan (永宁门, Yongningmen) — Anda tidak akan melewatkan tembok, dan lorong itu hanyalah jalan yang menempel padanya.

  • Metro: Jalur 2 ke stasiun Yongningmen (永宁门); keluar ke arah gerbang, lewati sisi dalam tembok, dan lorong membentang ke kiri (barat menuju Xiaonanmen) dan ke kanan (timur menuju Wenchangmen) di sepanjang tembok.
  • Taksi/DiDi: minta 顺城巷南门段 atau cukup 永宁门; sekitar ¥12 dari Menara Lonceng.
  • Jalan kaki: 15 menit ke selatan dari Menara Lonceng. Dari Kawasan Muslim sekitar 25 menit berjalan kaki atau tumpangan singkat — lihat panduan mobilitas kami.
04

Catatan praktis

  • Biaya: lorong ini gratis dan buka sepanjang waktu; Anda hanya membayar apa yang dikonsumsi.
  • Musim: paling enak sore hari April–Oktober. Di musim dingin lorong masih cantik, tetapi tempat duduk luar ruangan hilang dan sepi lebih awal.
  • Toilet: gunakan fasilitas tembok di Gerbang Selatan, atau bar tempat Anda membeli sesuatu.
  • Anak-anak: lorong itu sendiri aman dan sepi kendaraan, tetapi karakternya dewasa — bar dan teh. Baik untuk jalan-jalan dengan kereta bayi saat senja.
  • Jangan mutar seluruh keliling: melewati sayap Gerbang Selatan, lorong dengan cepat berubah menjadi kawasan permukiman. Sirkuit 13,7 km adalah ide bersepeda di atas tembok, bukan ide berjalan di bawahnya.
  • Tempat menginap: sudut kawasan Gerbang Selatan–Beilin ini memiliki sebagian wisma tamu dengan lokasi terbaik di kota, beberapa di antaranya tepat di lorong ini.
?

Pertanyaan, terjawab

Apakah Lorong Shuncheng layak dikunjungi?

Ya — ruas Gerbang Selatan adalah jalan kaki sore paling santai di dalam tembok, gratis dan sebagian besar orang lokal. Pergilah saat senja ketika tembok menyala. Tetapi jangan berharap atraksi yang dipoles: ini gang belakang yang hidup dengan bar, bukan jalan bertema.

Ruas mana dari Lorong Shuncheng yang terbaik?

Satu kilometer yang mengapit Yongningmen (Gerbang Selatan) — ke timur menuju Wenchangmen dan Shuyuanmen, ke barat menuju Xiaonanmen. Ruas ini berisi kafe, bar, dan kedai teh; sisa keliling 13,7 km sebagian besar adalah jalan permukiman biasa.

Pukul berapa Tembok Kota Xi'an menyala pada malam hari?

Lampu banjir menyala sekitar senja sepanjang tahun dan biasanya tetap menyala hingga sekitar 22:00–23:00. Lorong Shuncheng di kaki tembok adalah titik pandang gratis terbaik — tanpa tiket, tidak seperti berjalan di atas tembok.

Bagaimana cara ke Lorong Shuncheng dengan metro?

Jalur 2 ke stasiun Yongningmen (永宁门), berjalanlah ke arah Gerbang Selatan, lewati sisi dalam tembok, dan lorong membentang ke kedua arah sepanjang kaki tembok. Kurang dari sepuluh menit dari peron ke bangku bar.

Terus jelajahi

Cerita terkait